NoteSep 2, '09 3:15 PM
for everyone

Photo AlbumPAug 26, '09 9:53 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
purgatory

this song remaind me to which time was very very young and then to ekspresi my mood



Download this and other original video files with Multiply Premium.


Tips Kesehatan: Terapi Air Putih


Tanpa mengeluarkan uang untuk obat-obatan, tablet, suntikan, diagnosa, upah dokter,dll. Hanya minum air minum, penyakit di bawah ini bisa disembuhkan. Anda tak akan percaya sebelum melakukannya. Di bawah ini daftar penyakit yang dapat disembuhkan oleh terapi ini:

Tuhan telah memberi kita air yang banyak dan gratis. Tanpa mengeluarkan uang untuk obat-obatan, tablet, suntikan, diagnosa, upah dokter,dll. Hanya minum air minum, penyakit di bawah ini bisa disembuhkan. Anda tak akan percaya sebelum melakukannya. Di bawah ini daftar penyakit yang dapat disembuhkan oleh terapi ini:

1. Sakit Kepala
2. Asma
3. Hosthortobics
4. Darah Tinggi
5. Bronchitis
6. Kencing Manis
7. Kurang Darah
8. TBC
9. Paru-paru
10. Penyakit Mata
11. Rematik
12. Radang Otak
13. Lumpuh
14. Batu Ginjal
15. Haid Tidak Teratur
16. Kegemukan
17. Penyakit Saluran Kencing
18. Leukimia
19. Radang/Sakit Persendian
20. Kelebihan Asam Urat
21. Kanker Peranakan
22. Radang Selaput Lendir
23. Mencret
24. Kanker Payudara
25. Gangguan Jantung
26. Disentri
27. Radang Tenggorokan
28. Mabuk, Pusing, Gamang
29. Ambeien
30. Sembelit
31. Batuk

Bagaimana Air Minum Itu Bekerja?

Meminum air minum biasa dengan metode yang benar, memurnikan tubuh manusia. Hal itu membuat usus besar bekerja dengan lebih efektif dengan cara membentuk darah baru, dalam istilah medis dikenal sebagai aematopaises. Bahwa mucousal fold pada usus besar dan usus kecil diaktifkan oleh metode ini, merupakan fakta tak terbantah,
seperti teori yang menyatakan bahwa darah segar baru diproduksi oleh mucousal fold ini. Bila usus bersih, maka gizi makanan yang dimakan beberapa kali dalam sehari akan diserap dan dengan kerja mucousal fold, gizi makanan itu diubah menjadi darah baru.

Darah merupakan hal paling penting dalam menyembuhkan penyakit dan memelihara kesehatan, dan karena itu air hendaknya dikonsumsi dengan teratur.

Bagaimana Melakukan Terapi Air ini ?

Pagi hari ketika anda baru bangun tidur (bahkan tanpa gosok gigi terlebih dahulu) minumlah 1.5 liter air, yaitu 5 sampai 6 gelas. Lebih baik airnya ditakar dahulu sebanyak 1.5 liter. Ketahuilah bahwa nenek moyang kami menamakan terapi ini sebagai "usha paana chikitsa".

Setelah itu anda boleh mencuci muka. Hal yang sangat penting untuk diketahui bahwa jangan minum atau makan apapun satu jam sebelum dan sesudah minum 1.5 liter air ini. Juga telah diteliti dengan seksama bahwa tidak boleh minum minuman beralkohol pada malam sebelumnya. Bila perlu, gunakanlah air rebus atau air yang sudah disaring.

Apakah mungkin Minum 1.5 Liter Air Sekaligus?

Untuk permulaan, mungkin akan terasa sulit meminum 1.5 liter air sekaligus, tapi lambat laun akan terbiasa juga. Mula-mula, ketika latihan, anda boleh minum 4 gelas dulu dan sisanya yang 2 gelas diminum dua menit kemudian. Awalnya anda akan buang air kecil 2 sampai 3 kali dalam satu jam, tapi setelah beberapa lama, akan normal kembali. Menurut penelitian dan pengalaman, penyakit-penyakit berikut diketahui dapat disembuhkan dengan terapi ini, dalam waktu seperti tertulis di bawah ini:

Sembelit - 1 Hari
TBC Paru-Paru - 3 Bulan
Kencing Manis - 7 Hari
Asam Urat - 2 Hari
Tekanan Darah - 4 Minggu
Kanker - 4 Minggu

Catatan :
Disarankan agar penderita radang / sakit persendian dan rematik melaksanakan terapi ini tiga kali sehari, yaitu pagi, siang, dan malam satu jam sebelum makan-selama satu minggu, setelah itu dua kali sehari sampai penyakitnya sembuh.

Kami mohon dengan sangat, metode di atas dibaca dan dipraktekkan dengan seksama. Sebar luaskanlah pesan ini kepada teman-teman, sanak saudara dan tetangga karena hal ini merupakan persembahan pada kemanusiaan. Dengan rahmat Tuhan, setiap orang hendaknya menjalani hidup sehat

" BILAMANA ANDA BERPARTISIPASI DALAM PENEBARAN INFORMASI INI ANDA BAGAIKAN SEORANG DOKTER YANG TELAH MENYEMBUHKAN BERIBU-RIBU BAHKAN BERJUTA-JUTA MANUSIA "

Blog Entryanak anak ajaibAug 11, '09 2:51 PM
for everyone
Elaina Smith
[Image: SNN0330BN-682_772747a.jpg]

Elaina Smith, merupakan seorang anak perempuan yang berusia 7 tahun dan sukses sebagai penyiar termuda dunia. Suatu hari dia menelepon ke radio lokal Inggris dan memberikan sebuah nasihat bagi penelepon dewasa yang sedang curhat mengenai masalah pacarnya. Dan saat itu juga radio tersebut kebanjiran penelpon mananyakan Elaina!!. Ia langsung mendapatkan siaran mingguan untuk membantu problema orang dewasa. Dan menjadi hits rating tertinggi mengalahkan siaran lainnya. Acaranya berisi seputar tips memutuskan pacar, nggak depresi setelah putus dari pacar, dll. Tengok apa yang dijawab Elaina setelah seseorang curhat pacarnya selingkuh. "Dia tidak berharga untuk hati kamu. Hidup kamu terlalu pendek untuk sedih karena seorang laki-laki. Dan kamu perlu tahu, pacar barunya akan selalu berfikir kalau dia bisa selingkuh dengannya maka dia akan selingkuh lagi dengan wanita lain".

Cleopatra Stratan
[Image: 2007111730274501.jpg]

Gadis kecil yang berusia 5 tahun ini merupakan penyanyi termuda terlaris. Ia merupakan pencatat sejarah industri musik sebagai penyanyi termuda. Ketika berusia 3 tahun, Cleopatra membuat album La varstade trei ani dan meledak di pasaran. Ia juga cukup terkenal di dunia internasional. Bahkan anak kelahiran 6 Oktober 2002 ini diusulkan masuk ke Guiness Book of Record sebagai penyanyi termuda yang sukses. Sebelumnya rekor ini dipegang oleh Shirley Temple yang juga terkenal sebagai artis serba bisa di usia muda.

Gregory Smith
[Image: smith.jpg]

Lahir pada tahun 1990, Gregory Smith merupakan anak jenius yang mampu membaca pada usia 2 tahun. Ia masuk kuliah di usia 10 tahun dan lulus Phi Beta Kappa College Graduate. Ia merupakan kandidat Ph.D Matematika di Universitas Virginia, USA. Dan empat kali dinominasika pada penghargaan Nobel Perdamaian, karena mendirikan International Youth Advocates. Yaitu organisasi yang menjaga perdamaian dan mendirikan bantuan anak-anak di dunia. Greg sering berdialog dengan banyak tokoh besar seperti Bill Clinton, Mikhail Gorbachev, dll. Ia juga pernah memberikan pidato di depan anggota PBB.

Akrit Jaswal
[Image: aj1.jpg]

Lahir 23 April 1993 merupakan mahasiswa serta dokter India termuda dalam sejarah. Ia mengejutkan Publik, ketika 7 tahun melakukan pembedahan otodidak pada seorang anak perempuan di tempatnya. Anak itumenderita luka bakar di tangan hingga tidak dapat dibuka. Dengan kejeniusannya Jaswal melakukan pembedahan dengan hasil mengagumkan!!. Ternyata, dia belajar secara otodidak setelah melihat dokter membedah pasiennya. Pada usia 11 tahun dia diterima sebagai mahasiswa di Punjab University.
Aelita Andre
[Image: aelita_andre3.jpg]

Kala itu, seorang fotografer menunjukkan koleksi foto lukisan Aelita Andre kepada Mark Jameison, Direktur Brunswick Street Gallery di Melbourne, untuk dipamerkan. Setelah melihat kejeniusan lukisan tersebutia langsung setuju. Ia mencetak undangan dan menayangkan iklan secara besar di berbagai media Australia. Ketika pameran sedang berlangsung ia kaget Aelita baru berusia 22 bulan alias 1 tahun 10 bulan!!. Aelita dan karya-karyanya merupakan pembicaraan hangat para kritikus seni dan digunakan oleh berbagai media seperti BBC World News, Telegraph, Art Collector, Art Almanac, serta publikasi Internasional (Jerman, Rusia, Spanyol, China, Asia, Japan, USA, dll)

Kim Ung-Yong

[Image: kim-ung-yong-12.jpg]

Kim merupakan kelahiran Korea yang dinobatkan sebagai pria terpintar di dunia. Umur 4 tahun ia menguasai 4 bahasa dan 5 tahun mampu menyelesaikan kalkulus diferensial dan intergral. Ia menjadi menjadi mahasiswa di usia 3 sampai 6 tahun Fakultas Psikologi, Universitas Hanyang, Kore. Ia juga bergabung dengan NASA menjadi peneliti di umur 7 tahun. Kim meraih gelar Ph.D Fisika di Colorado State University di usia 15 tahun. Ia kembali ke Korea dan beralih ke Teknik Sipil dan meraih gelar pada bidang tersebut. Kim tercatat dalam Guiness Book of World Records di bawah kategori "IQ Tertinggi", dengan nilai lebih dari 210

Nelson Tansu
[Image: Tansu.jpg]

Nelson Tansu lahir di Medan, 20 oktober 1977. Merupakan lulusan terbaik SMA Sutomo 1 Medan dan menjadi finalis team Indonesia di Olimpiade Fisika. Ia meraih gelar sarjana di Wisconsin University pada bidang Applied Mathematics, Electrical Engineering and Physics (EMAP), dalam 2 tahun dan dapat predikat Summa Cum Laude. Pada bidang yang sama ia meraih gelar Master dan Doktor (Ph.D) di usia 26 tahun. Ia merupakan manusia termuda di USA dengan gelar tersebut. Thesis Doktorat Nelson mendapat award "The 2003 Harold A. Peterson Best ECE Research Paper Award" mengalahkan 300 thesis lainnya di seluruh dunia. Ia menerima 11 penghargaan ilmiah internasional dan mempublikasi 80 karya di jurnal internasional. Karena namanya mirip bekas Perdana Menteri Turki, Tansu Ciller, dan nama jepang, Tansu, Turki dan Jepang coba membajaknya. Tapi ia selalu menunjukkan paspor hijau dengan lambang Garuda dan bilang "Saya cinta negeri saya, Indonesia"

Sayyid Mohammad Hussein Tabataba'i
[Image: tabatabai_dr2.jpg]

Sayyid Mohammad Hussein Tabataba'i, merupakan anak berusia 7 tahun yang mendapat gelar Doktor pada penafsiran Alquran. Februari 1998, di Kerajaan Inggris tepatnya Hijaz College Islamic University Hussein menjalani uji coba melalui 5 bidang, yaitu menghafal Alquran dan menerjemahkannya, menerangkan topik ayat Alquran, menafsirkan dan menerangkan ayat Alquran dengan ayat lainnya dalam Alquran, berbicara menggunakan ayat Alquran dan menerangkan makna Alquran dengan metode isyarat tangan. Setelah menjalanni ujian selama 210 menit, ia berhasil mendapat nilai tertinggi yaitu 93 dan gelar Doktor Kehormatan. Ia menerima ijazah Doktor Honoris Causa dalam bidang Science of The Retention of The Holy Quran.


LinkMySpaceAug 10, '09 5:26 AM
for everyone
Link: http://myspace.com

please teke me out of here,...


ReviewReviewReviewReviewReviewal qur'an digitalAug 8, '09 5:25 PM
for everyone
Category:Other
9. At Taubah

Penghargaan Allah terhadap para syuhada'


111. Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.

9. At Taubah



112. Mereka itu adalah orang-orang yang bertaubat, yang beribadat, yang memuji, yang melawat[, yang ruku', yang sujud, yang menyuruh berbuat ma'ruf dan mencegah berbuat munkar dan yang memelihara hukum-hukum Allah. Dan gembirakanlah orang-orang mukmin itu.






Blog EntrysoekarnoAug 6, '09 3:59 AM
for everyone
Sejak awal kemerdekaan, para pemimpin negeri ini sudah akrab dengan perzinahan, dan segala bentuk kemungkaran. Pada tanggal 6 Desember 1959, Presiden Uni Soviet, Nikita Khruschev, berkunjung ke Jakarta. Kunjungan tersebut kemudian mendapat balasan dari Presiden Soekarno pada 1960. Sepulang dari Moskow, BK (Bung Karno) memerintahkan pembangunan Monumen Nasional (Monas) dan Stadion Olahraga Senayan, padahal saat itu negara sedang dalam keadaan pailit dan rakyat dilanda kelaparan. Konon BK terinspirasi oleh kemegahan stadion Moskow.

Tapi apa sesungguhnya yang terjadi saat BK berada di Moskow? Sejarah mencatat, masuknya paham komunis di Indonesia, antara lain berkat kelemahan Bung Karno yang mudah diperdaya komunis Soviet dan KGB yang gemar mengumpan pelacur cantik.

KGB menyediakan kamar khusus untuk BK di Moskow. BK ditemani seorang wanita super cantik dan super seksi yang boleh digaulinya di tempat tidur. Wanita itu adalah seorang pelacur kelas tinggi yang mengemban tugas khusus untuk melayani tamu negara, dan direkrut sebagai agen rahasia oleh KGB. Dari balik cermin, terpasang kamera film yang merekam hubungan mesum antara BK dengan sang pelacur (agen KGB).

Episode berikutnya, BK diajak bersama-sama untuk menonton hasil rekaman tersebut. Agen KGB itu memberitahukan bahwa semua ini sudah diatur. Mereka memiliki ribuan pelacur yang terlatih. Rekaman ini bisa diedarkan dan diputar di depan Bangsa Indonesia agar Presiden Soekarno jatuh martabatnya. Tapi kalau bendera komunisme dan ajaran Marxisme terus berkibar dan berkembang di Indonesia, rekaman tersebut akan dumusnahkan. Mereka punya beberapa copy dan siap diedarkan di bagian dunia manapun. Akhirnya Soekarno mengizinkan PKI berkibar di Indonesia dengan konsep Nasakom. Sebagian tokoh nasional, terutama di Sumatera Barat, menolak konsep ini, sehingga meletuslah pemberontakan PRRI/Permesta (1960) yang dibekingi CIA.

Di lingkungan KGB ada sebuah departemen yang mengamati tingkah-laku raja-raja dan para Presiden di seluruh dunia. Bagi KGB, BK sangat mudah ditaklukkan, karena punya kelemahan fatal, yaitu sangat gemar berzinah. BK juga dikenal sangat romantis, dan pandai merayu. Sekali merayu, maka sang wanita akan menjadi kekasihnya. Salah satu di antaranya, Dewi Soekarno seorang pelacur kelas tinggi dari Jepang.

Keras Tolak Poligami
BK adalah Presiden RI pertama yang gencar menolak poligami, namun setuju dan sekaligus menjadi pelaku perselingkuhan (berzinah). Sebagai wujud penolakannya, BK pernah berpolemik soal poligami dengan sejawatnya, Mohammad Natsir, mantan Menteri Penerangan era Soekarno dan Ketua Masyumi. Intinya, BK dengan berbagai argumen menolak konsep poligami, sedangkan Mohammad Natsir tidak menolak poligami karena itu merupakan syari’at yang datangnya dari Allah Yang Maha Menghetahui.

Kenyataannya, Mohammad Natsir hidup monogami sampai akhir hayatnya, sedangkan BK justru mempraktekkan poligami, istrinya berceceran di mana-mana. Selain berpoligami, BK juga mempraktekkan perselingkuhan (perzinahan) dengan banyak wanita.

Sudah menjadi rahasia umum pada masa itu, bahwa BK memang doyan perempuan. Selain mempunyai isteri resmi lebih dari satu, BK juga punya gundik alias wanita simpanan. Bila BK sudah bosan dengan salah satu gundiknya, maka sang gundik pun diberikan kepada orang terdekatnya. Salah satu dari sekian banyak gundik BK adalah seorang wanita asal parahiangan (Bandung). Ketika BK sudah bosan, sang gundik pun diserahkan kepada Brigjen Sabur untuk dijadikan istri resmi kedua.

Blog EntrySUHARTO(mantan presiden RI)Aug 6, '09 3:56 AM
for everyone
Bulan November 41 tahun lalu, Jenderal Suharto yang telah sukses mengkudeta Bung Karno, mengirim satu tim ekonomi yang terdiri dari Prof. Sadli, Prof. Soemitro Djoyohadikusumoh, dan sejumlah profesor ekonomi lulusan Berkeley University AS—sebab itu tim ekonomi ini juga disebut sebagai ‘Berkeley Mafia’—ke Swiss. Mereka hendak menggelar pertemuan dengan sejumlah konglomerat Yahudi dunia yang dipimpin Rockefeller.
Di Swiss, sebagaimana bisa dilihat dari film dokumenter karya John Pilger berjudul “The New Ruler of the World’ yang bisa didownload di situs youtube, tim ekonomi suruhan Jenderal Suharto ini menggadaikan seluruh kekayaan alam negeri ini ke hadapan Rockefeler cs. Dengan seenak perutnya, mereka mengkavling-kavling bumi Nusantara dan memberikannya kepada pengusaha-pengusaha Yahudi tersebut. Gunung emas di Papua diserahkan kepada Freeport, ladang minyak di Aceh kepada Exxon, dan sebagainya. Undang-Undang Penanaman Modal Asing (UU PMA) tahun 1967 pun dirancang di Swiss, menuruti kehendak para pengusaha Yahudi tersebut.
Suharto lahir di Kemusuk, Argomulyo, Yogyakarta, 8 Juni 1921, dari keluarga petani yang menganut kejawen. Keyakinan keluarganya ini kelak terus dipeliharanya hingga hari tua. Karirnya diawali sebagai karyawan di sebuah bank pedesaan, walau tidak lama.
Dia sempat juga menjadi buruh dan kemudian menempuh karir militer pertama kali sebagai prajurit KNIL yang berada di bawah kesatuan tentara penjajah Belanda. Saat Jepang masuk di tahun 1942, Suharto bergabung dengan PETA. Ketika Soekarno memproklamirkan kemerdekaan, Soeharto bergabung dengan TKR.

Salah satu ‘prestasi’ kemiliteran Suharto yang sering digembar-gemborkannya semasa dia berkuasa adalah Serangan Umum 1 Maret 1949 atas Yogyakarta. Bahkan ‘prestasi’ ini sengaja difilmkan dengan judul ‘Janur Kuning’ (1979) yang memperlihatkan jika serangan umum itu diprakarsai dan dipimpin langsung oleh Letkol Suharto. Padahal, sesungguhnya serangan umum itu diprakarsai Sultan Hamengkubuwono IX. Hamengkubuwono IX lah yang memimpin serangan umum melawan Belanda. Hamengkubuwono IX adalah seorang nasionalis yang memiliki perhatian terhadap nasib rakyatnya, karena itu ia tidak mau untuk di jajah. (lihat biografi Sultan Hamengkubuwono IX).
Pada 1959, Suharto yang kala itu menjabat sebagai Pangdam Diponegoro dipecat oleh Nasution dengan tidak hormat karena Suharto telah menggunakan institusi militernya untuk mengumpulkan uang dari perusahaan-perusahaan di Jawa Tengah. Suharto kala itu juga ketahuan ikut kegiatan ilegal berupa penyelundupan gula dan kapuk bersama Bob Hasan dan Liem Sioe Liong.
Untuk memperlancar penyelundupan ini, didirikan prusahaan perkapalan yang dikendalikan Bob Hasan. Konon, dalam menjalankan bisnis haramnya ini, Bob menggunakan kapal-kapal ‘Indonesian Overseas’ milik C.M. Chow. Siapa C.M. Chow ini? Dia adalah agen ganda. Pada 1950 dia menjadi agen rahasia militer Jepang di Shanghai. Tapi dia pun kepanjangan tangan Mao Tse Tung, dalam merekrut Cina perantauan dari orang Jepang ke dalam jaringan komunis Asia.
Pada 1943, Chow ditugasi Jepang ke Jakarta. Ketika Jepang hengkang dari Indonesia, Chow tetap di Jakarta dan membuka usaha perkapalan pertama di negeri ini. Chow bukan saja membina WNI Cina di Jawa Tengah dan Timur, namun juga di Sumatera dan Sulawesi. Salah satu binaannya adalah ayah Eddy Tansil dan Hendra Rahardja yang bermarga Tan. Tan merupakan sleeping agent Mao di Indonesia Timur. Pada pertengahan 1980-an, Hendra Rahardja dan Liem Sioe Liong mendirikan sejumlah pabrik di Fujian, Cina (Siapa Sebenarnya Suharto; Eros Djarot; 2006).
Nasution kala itu sangat marah sehingga ingin memecat Suharto dari AD dan menyeretnya ke Mahkamah Militer, namun atas desakan Gatot Subroto, Suharto dibebaskan dan akhirnya dikirim ke SSKAD (Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat). Selain Nasution, Yani juga marah atas ulah Suharto dan di kemudian hari mencoret nama Suharto dari daftar peserta pelatihan di SSKAD, yang mana hal ini membuat Suharto dendam sekali terhadap Yani. Terlebih Amad Yani adalah anak kesayangan Bung Karno.

Kolonel Pranoto Rekso Samoedro diangkat sebagai Pangdam Diponegoro menggantikan Suharto. Pranoto, sang perwira 'santri', menarik kembali semua fasilitas milik Kodam Diponegoro yang dipinjamkan Suharto kepada para pengusaha Cina untuk kepentingan pribadinya. Suharto sangat sakit hati dan dendam terhadap Pranoto, juga terhadap Nasution dan Yani.
Di SSKAD, Suharto dicalonkan untuk menjadi Ketua Senat. Namun DI. Panjaitan menolak keras dengan menyatakan dirinya tidak percaya dengan Suharto yang dinilainya tidak bisa dipercaya karena mempunyai banyak catatan kotor dalam kair militernya, antara lain penyelundupan bersama para pengusaha Cina dengan dalih untuk membangun kesatuannya, namun yang terjadi adalah untuk memperkaya dirinya.Atas kejadian itu Suharto sangat marah. Bertambah lagi dendam Suharto, selain kepada Nasution, Yani, Pranoto, kini Panjaitan. Aneh tapi nyata, dalam peristiwa 1 Oktober 1965, musuh-musuh Suharto—Nasution, Yani, dan Panjaitan—menjadi target pembunuhan, sedangkan Suharto sendiri yang merupakan orang kedua di AD tidak masuk dalam daftar kematian.
Dan ketika Yani terbunuh, Bung Karno mengangkat Pranoto Rekso Samudro sebagai Kepala Staf AD, namun Pranoto dijegal oleh Suharto sehingga Suhartolah yang mengambil-alih kepemimpinan AD, sehingga untuk menghindari pertumpahan darah dan perangsaudara—karena Siliwangi di Jawa Barat (Ibrahim Adjie) dan KKO (Marinir) di Jawa Timur telah bersumpah untuk berada di belakang Soekarno dan jika Soekarno memerintahkan untuk ‘menyapu’ kekuatan Suharto di Jakarta, maka mereka menyatakan siap untuk berperang—maka Soekarno melantik Suharto sebagai Panglima AD pada 14 Oktober 1965.

Pasca Perang Dunia II, AS melihat Rusia sebagai satu-satunya pihak yang bisa menghalangi hegemoninya atas dunia. Diluncurkanlah Marshall Plan sebagai upaya membendung pengaruh komunisme yang kian lama kian meluas, dari Eropa Timur ke arah Asia selatan, sebuah wilayah yang sangat strategis dari sisi perdagangan dunia dan geopolitik, juga sangat kaya dengan sumber daya alam dan juga manusianya. AS sangat cemas jika wilayah tersebut dikuasai Soviet. Dari semua negeri di wilayah itu, Indonesia-lah negara yang paling strategis dan paling kaya. AS sangat paham akan hal ini, sebab itu di wilayah ini Indonesia merupakan satu-satunya wilayah yang disebut dalam Marshall Plan.
Namun untuk menundukkan Indonesia, AS jelas kesulitan karena negeri ini tengah dipimpin oleh seorang yang sukar diatur, cerdas, dan licin. Dialah Bung Karno. Tiada jalan lain, orang ini harus ditumbangkan, dengan berbagai cara. Sejarah telah mencatat dengan baik bagaimana CIA ikut terlibat langsung berbagai pemberontakan terhadap kekuasaan Bung Karno. CIA juga membina kader-kadernya di bidang pendidikan (yang nantinya melahirkan Mafia Berkeley), mendekati dan menunggangi partai politik demi kepentingannya (antara lain lewat PSI), membina sel binaannya di ketentaraan (local army friend) dan sebagainya. Setelah berkali-kali gagal mendongkel Bung Karno dan bahkan sampai hendak membunuhnya, akhirnya pada paruh akhir 1965, Bung Karno berhasil disingkirkan.
Setelah peristiwa 1 Oktober 1965, secara de facto, Jenderal Suharto mengendalikan negeri ini. Pekan ketiga sampai dengan awal 1966, Jenderal Suharto menugaskan para kaki tangannya membantai mungkin jumlahnya mencapai jutaan orang. Mereka yang dibunuh adalah orang-orang yag dituduh kader atau simpatisan komunis (PKI), tanpa melewati proses pengadilan yang fair. Media internasional bungkam terhadap kejahatan kemanusiaan yang melebihi kejahatan rezim Polpot di Kamboja ini, karena memang AS sangat diuntungkan.
Jatuhnya Bung Karno dan naiknya Jenderal Suharto dirayakan dengan penuh suka cita oleh Washington. Bahkan Presiden Nixon menyebutnya sebagai “Hadiah terbesar dari Asia Tenggara”. Satu negeri dengan wilayah yang sangat strategis, kaya raya dengan sumber daya alam, segenap bahan tambang, dan sebagainya ini telah berhasil dikuasai dan dalam waktu singkat akan dijadikan ‘sapi perahan’ bagi kejayaan imperialisme Barat.
Benar saja, Nopember 1967, Jenderal Suharto menugaskan satu tim ekonom pro-AS menemui para 'bos' Yahudi Internasional di Swiss. Disertasi Doktoral Brad Sampson, dari Northwestern University AS menelusuri fakta sejarah Indonesia di awal Orde Baru. Prof. Jeffrey Winters diangkat sebagai promotornya. Indonesianis asal Australia, John Pilger dalam The New Rulers of The World, mengutip Sampson dan menulis:
“Dalam bulan November 1967, menyusul tertangkapnya ‘hadiah terbesar’ (istilah pemerintah AS untuk Indonesia setelah Bung Karno jatuh dan digantikan oleh Soeharto), maka hasil tangkapannya itu dibagi-bagi. The Time Life Corporation mensponsori konferensi istimewa di Para pesertanya terdiri dari seluruh kapitalis yang paling berpengaruh di dunia, orang-orang seperti David Rockefeller. Semua raksasa korporasi Barat diwakili perusahaan-perusahaan minyak dan bank, General Motors, Imperial Chemical Industries, British Leyland, British American Tobacco, American Express, Siemens, Goodyear, The International Paper Corporation, US Steel, ICI, Leman Brothers, Asian Development Bank, Chase Manhattan, dan sebagainya.”
Di seberang meja, duduk orang-orang Soeharto yang oleh Rockefeller dan pengusaha-pengusaha Yahudi lainnya disebut sebagai ‘ekonom-ekonom Indonesia yang korup’.
“Di Jenewa, Tim Indonesia terkenal dengan sebutan ‘The Berkeley Mafia’ karena beberapa di antaranya pernah menikmati beasiswa dari pemerintah Amerika Serikat untuk belajar di Universitas California di Berkeley. Mereka datang sebagai peminta-minta yang menyuarakan hal-hal yang diinginkan oleh para majikannya yang hadir. Menyodorkan butir-butir yang dijual dari negara dan bangsanya. Tim Ekonomi Indonesia menawarkan: tenaga buruh yang banyak dan murah, cadangan dan sumber daya alam yang melimpah, dan pasar yang besar.”

Masih dalam kutipan John Pilger, “Pada hari kedua, ekonomi Indonesia telah dibagi sektor demi sektor.” Prof. Jeffrey Winters menyebutnya, “Ini dilakukan dengan cara yang amat spektakuler.”
“Mereka membaginya dalam lima seksi: pertambangan di satu kamar, jasa-jasa di kamar lain, industri ringan di kamar satunya, perbankan dan keuangan di kamar yang lain lagi; yang dilakukan oleh Chase Manhattan duduk dengan sebuah delegasi yang mendiktekan kebijakan-kebijakan yang dapat diterima oleh mereka dan para investor lainnya. Kita saksikan para pemimpin korporasi besar ini berkeliling dari satu meja ke meja lainnya, mengatakan, ‘Ini yang kami inginkan, itu yang kami inginkan, ini, ini, dan ini.’ Dan mereka pada dasarnya merancang infrastruktur hukum untuk berinvestasi. Tentunya produk hukum yang sangat menguntungkan mereka. Saya tidak pernah mendengar situasi seperti itu sebelumnya, di mana modal global duduk dengan wakil dari negara yang diasumsikan sebagai negara berdaulat dan merancang persyaratan buat masuknya investasi mereka ke dalam negaranya sendiri.”

Freeport mendapatkan gunung tembaga di Papua Barat (Henry Kissinger, pengusaha Yahudi AS, duduk dalam Dewan Komisaris). Sebuah konsorsium Eropa mendapatkan Nikel di Papua Barat. Sang raksasa Alcoa mendapatkan bagian terbesar dari bauksit Indonesia. Sekelompok perusahaan Amerika, Jepang, dan Perancis mendapatkan hutan-hutan tropis di Kalimantan, Sumatera, dan Papua Barat.
Sebuah undang-undang tentang penanaman modal asing yang dengan terburu-buru disodorkan kepada Presiden Soeharto membuat perampokan negara yang direstui pemerintah itu bebas pajak untuk lima tahun lamanya. Oleh Suharto, rakyat dijejali dengan propaganda pembangunan, Pancasila, dan trickle down effect terhadap peningkatan kesejahteraannya, tapi fakta yang terjadi di lapangan sesungguhnya adalah proses pemiskinan bangsa secara sistematis yang dilakukan rezim Suharto.

Pada 12 Maret 1967, Jenderal Soeharto dilantik sebagai Presiden RI ke-2. Tiga bulan kemudian, dia membentuk Tim Ahli Ekonomi Kepresidenan yang terdiri dari Prof Dr. Widjojo Nitisastro, Prof. Dr. Ali Wardhana, Prof Dr. Moh. Sadli, Prof Dr. Soemitro Djojohadikusumo, Prof Dr. Subroto, Dr. Emil Salim, Drs. Frans Seda, dan Drs. Radius Prawiro. Seluruhnya pro kapitalisme.
Nopember 1967, Suharto mengirim tim ekonomi ini ke Swiss menemui para CEO Yahudi Internasional. Lahirlah UU PMA 1967 yang sangat menguntungkan imperialis Barat. Prinsip kemandirian ekonomi Indonesia yang dijaga mati-matian Bung Karno, oleh Jenderal Suharto dihabisi dengan menjadikan Indonesia sebagai negara yang sangat tergantung pada Barat sebagai kekuatan kapitalis dunia.
“Indonesia Baru” yang lebih pro-kapitalisme sesungguhnya telah dirancang sejak tahun-tahun 1950-an. David Ransom dalam artikelnya yang populer berjudul “Mafia Berkeley dan Pembunuhan Massal di Indonesia: Kuda Troya Baru dari Universitas-Universitas AS Masuk ke Indonesia” (Ramparts, 1970) memaparkan jika AS menggunakan dua strategi untuk menaklukkan Indonesia, tentu saja dengan menyingkirkan Bung Karno. Pertama, membangun satu kelompok intelektuil yang berpikiran Barat. Dan kedua, membangun satu sel dalam tubuh ketentaraan yang siap bekerjasama dengan AS.
Yang pertama didalangi oleh berbagai yayasan beasiswa seperti Ford Foundation dan Rockeffeler Foundation, juga berbagai universitas ternama AS seperti Berkeley, Harvard, Cornell, dan juga MIT. David Ransom menulis, dua tokoh Partai Sosialis Indonesia (PSI), sebuah partai kecil yang berhaluan sosialis-kanan, yakni Soedjatmoko dan Sumitro Djojohadikusumo menjadi ujung tombak pembentukan jaringan intelektuil pro-Barat di Indonesia. Mereka, demikian Ransom, dibina oleh AS sejak akhir tahun 1949-an.Jenewa, Swiss, yang dalam waktu tiga hari membahas strategi pengambil-alihan Indonesia.Sedang tugas kedua dilimpahkan kepada CIA. Salah satu agennya bernama Guy Pauker yang bergabung dengan RAND Corporation mendekati sejumlah perwira tinggi lewat salah seorang yang dikatakan berhasil direkrut CIA, yakni Deputi Dan Seskoad Kol. Soewarto. Dan Intel Achmad Soekendro juga dikenal dekat dengan CIA. Lewat orang inilah, demikian Ransom, komplotan AS, mendekati militer. Suharto adalah murid dari Soewarto di Seskoad.
Di Seskoad inilah para intelektuil binaan AS diberi kesempatan mengajar para perwira. Terbentuklah jalinan kerjasama antara sipil-militer yang pro-AS. Paska tragedi 1965 dan pembantaian rakyat Indonesia, yang dituduh komunis, dan kelompok ini mulai membangun ‘Indonesia Baru’. Para doktor ekonomi yang mendapat binaan dari Ford kembali ke Indonesia dan segera bergabung dengan kelompok ini, di antara Emil Salim.
Jenderal Suharto membentuk *Trium-Virat (pemerintahan bersama tiga kaki) dengan Adam Malik dan Sultan Hamengkubuwono IX. Ransom menulis, “Pada 12 April 1967, Sultan mengumumkan satu pernyataan politik yang amat penting yakni garis besar program ekonomi rejim baru itu yang menegaskan mereka akan membawa Indonesia kembali ke pangkuan Imperialis. Kebijakan tersebut ditulis oleh Widjojo dan Sadli.”
Ransom melanjutkan, “Dalam merinci lebih lanjut program ekonomi yang baru saja di gariskan Sultan, para teknokrat dibimbing oleh AS. Saat Widjojo kebingungan menyusun program stabilisasi ekonomi, AID mendatangkan David Cole, ekonom Harvard yang baru saja membuat regulasi perbankan di Korea Selatan untuk membantu Widjojo. Sadli juga sama, meski sudah doktor, tapi masih memerlukan “bimbingan”. Menurut seorang pegawai Kedubes AS, “Sadli benar-benar tidak tahu bagaimana seharusnya membuat suatu regulasi Penanaman Modal Asing. Dia harus mendapatkan banyak dari Kedutaan Besar Amerika Serikat.
Ini merupakan tahap awal dari program Rancangan Pembangunan Lima Tahunan (Repelita) Suharto, yang disusun oleh para ekonom Indonesia didikan AS, yang masih secara langsung dimbing oleh para ekonom AS sendiri dengan kerjasama dari berbagai yayasan yang ada.
Juni 1968, Jenderal Suharto secara diam-diam dan mendadak mengadakan reuni dengan orang-orang binaan Ford, yang dikenal sebagai “Mafia Berkeley” (untuk merancangkan susunan Kabinet Pembangunan dan badan-badan penting tingkat tinggi lainnya): sebagai Menteri Perdagangan ditunjuk Dekan FEUI Sumitro Djojohadikusumo (Doctor of Philosophy dari Rotterdam), Ketua BPPN ditunjuk Widjojo Nitisastro (Doctor of Philosophy Berkeley, 1961), Wakil Ketua BPN ditunjuk Emil Salim (Doctor of Philosophy, Berkeley, 1964 ), Dirjen Pemasaran dan Perdagangan ditunjuk Subroto (Doctor of Philosophy dari Harvard, 1964), Menteri Keuangan ditunjuk Ali Wardhana (Doctor of Philosophy, Berkeley, 1962), Ketua Team PMA Moh. Sadli (Master of Science, MIT, 1956), Sekjen Departemen Perindustrian ditunjuk Barli Halim (MBA Berkeley, 1959), sedang Sudjatmoko, penasehat Adam Malik, diangkat jadi Duta Besar di Washington, posisi kunci poros Jakarta-Washington.
Tim ekonomi “Indonesia Baru” ini bekeja dengan arahan langsung dari Tim Studi Pembangunan Harvard (Development Advisory Service, DAS) yang dibiayai Ford Foundation. “Kita bekerja di belakang layar,” aku Wakil Direktur DAS Lister Gordon. AS segera memback-up penguasa baru ini dengan segenap daya sehingga stabilitas ekonomi Indonesia yang sengaja dirusak oleh AS pada masa sebelum 1965 bisa sedikit demi sedikit dipulihkan.
Mereka inilah yang berada dibelakang Repelita yang mulai dijalankan pada awal 1969, dengan mengutamakan penanaman modal asing dan swasembada hasil pertanian. Dalam banyak kasus, pejabat birokrasi pusat mengandalkan pejabat tentara di daerah-daerah Kodim dan Koramil) untuk mengawasi kelancaran program Ford ini.
Mereka bekerjasama dengan para tokoh daerah yang terdiri dari tuan-tuan tanah dan pejabat administratif. Terbentuklah kelompok baru di daerah-daerah yang bekerja untuk memperkaya diri dan keluarganya sendiri. Mereka, kelompok pusat dan kelompok daerah, bersimbiosis-mutualisme, untuk menindas para petani yang bekerja di lapangan.
Petani dan rakyat kecil lainnya tidak bisa protes, karena jika ada yang berani protes, maka mereka akan langsung dituduh sebagai komunis dan anti Pancasila.Sampai detik ini, saat Suharto sudah menemui ajal dan dikuburkan di kompleks pemakaman keluarga di dekat Imogiri, di sebuah daratan dengan ketinggian 666 meter di atas permukaan laut (!?), perampokan atas seluruh kekayaan alam negeri ini masih saja terus berjalan dan dikerjakan dengan sangat leluasa oleh berbagai korporasi Yahudi Dunia. Hasilnya bisa kita lihat di mana-mana: angka kemiskinan di negeri ini kian membengkak, kian banyak anak putus sekolah, kian banyak anak-anak kecil berkeliaran di jalan-jalan raya, kian banyak orangtua putus asa dan bunuh diri, kian banyak orang gila berkeliaran di kampung-kampung, kian banyak kriminalitas, kian banyak kasus-kasus korupsi, dan sederet lagi fakta-fakta tak terbantahkan jika negeri ini tengah meluncur ke jurang kehancuran. Suharto adalah dalang dari semua ini.
Tapi siapa sangka, walau sudah banyak sekali buku-buku ilmiah yang ditulis para cendekia dari dalam dan luar negeri tentang betapa bobroknya kinerja pemerintahan di saat Jenderal Suharto berkuasa selama lebih kuarng 32 tahun, dengan jutaan fakta dan dokumen yang tak terbantahkan, namun nama Suharto masih saja dianggap harum oleh sejumlah kalangan. Bahkan ada yang begitu konyol mengusulkan agar sosok yang oleh Bung Karno ini disebut sebagai Jenderal Keras Kepala (Belanda: Koepeg) diberi penghargaan sebagai pahlawan nasional dan diberi gelar guru bangsa. Walau menggelikan, namun hal tersebut adalah fakta.
Sebab itu, tulisan ini berusaha memaparkan apa adanya tentang Jenderal Suharto. Agar setidaknya, mereka yang menganggap Suharto layak diberi gelar guru bangsa atau pun pahlawan nasional, harus bisa bermuhasabah dan melakukan renungan yang lebih dalam, sudah benarkah tindakan tersebut.
Fakta sejarah harus ditegakkan, bersalah atau tidak seorang Suharto harus diputuskan lewat jalan hukum yakni lewat jalur pengadilan. Adalah sangat gegabah menyerukan rakyat ini agar memaafkan dosa-dosa seorang Suharto sebelum kita semua tahu apa saja dosa-dosa Suharto karena dia memang belum pernah diseret ke muka pengadilan.
Tulisan ini akan berupaya memotret perjalanan seorang Suharto, sebelum dan sesudah menjadi presiden. Agar tidak ada lagi pemikiran yang berkata, “Biar Suharto punya salah, tapi dia tetap punya andil besar membangun negara ini. Hasil kerja dan pembangunannya bisa kita rasakan bersama saat ini. Lihat, banyak gedung-gedung megah berdiri di Jakarta, jalan-jalan protokol yang besar dan mulus, jalan tol yang kuat, Taman Mini Indonesia Indah yang murah meriah, dan sebagainya. Jelas, bagaimana pun, Suharto berjasa besar dalam membangun negara ini!”
Atau tidak ada lagi orang yang berkata, “Zaman Suharto lebih enak ketimbang sekarang, harga barang-barang bisa murah, tidak seperti sekarang yang serba mahal. Akan lebih baik kalau kita kembali ke masa Suharto…” Hanya orang-orang Suhartoislah, yang mendapat bagian dari pesta uang panas di zaman Orde Baru dan mungkin juga sekarang, yang berani mengucapkan itu. Atau kalau tidak, ya bisa jadi, mereka orang-orang yang belum tercerahkan

Blog EntryHARGA DIRIAug 4, '09 4:44 PM
for everyone
Ente pernah naik mobil Mercedes keluaran tahun-tahun akhir? Atau naik mobil kinyis-kinyis macem Pajero, BMW atau mobil-mobil berkategori mewah lainnya? (ane pernah...tapi diajak temen)..Pernahkah sehabis itu, naik mobil kijang kotak? Atau mobil berkategori besi tua macem Morrisnya Mandra, atau cuma naik motor butut BMW (Bebek Merah Warnanya), atau yang lebih ngenes lagi, nuntun Mocin bocor bannya? Grin

Jika orang lain mundhuk-mundhuk (menundukkan badan tanda hormat) saat ente naik Mercy, kasih hormat, menyapa duluan, atau ente diperlakukan istimewa, maka jangan ge-er dulu.. barangkali yang mereka hormati itu mobilnya, bukan diri ente. Blah

Jika ente naik motor butut, buatan negeri bambu, mogokan, bocoran, rewelan, berbahan bakar bensin campur (campur ndorong bin surung) trus orang lain memandang sebelah mata pada ente, gak ngreken(dicuekin), datang gak disambut, pergi gak dilepas, maka jangan minder dulu…. mungkin yang mereka pandang rendah itu motor ente. Blah

Seringkali manusia meletakkan harga dirinya pada kebendaan. Padahal sebenarnya manusia itu seharusnya memiliki harga diri pada dirinya sendiri, bukan bergantung kepada benda yang melekat pada dirinya. Karena harga manusia itu jauh lebih mahal daripada benda apapun di muka bumi ini.

Jika ente dihormati saat naik Kijang Kapsul tapi gak dipandang orang saat naik Kancil Tablet, maka sebenarnya harga diri ente gak lebih mahal daripada harga Kijang Kapsul itu. Tapi kalo ente disegani saat naik Mercy dan tetep dihormati saat naik sepeda ontheli, maka sungguh ente dihormati karena diri ente, bukan karena kendaraan ente. Smile

Jika seorang menteri, direktur, bos perusahaan ataupun petinggi dan pejabat dihormati, disegani dan disanjung-sanjung saat menjabat…. namun saat pensiun dimaki, dicaci, dikutuk dan dipisuhi, maka sebenarnya orang hanya menghargai pangkat dan jabatannya, sedangkan diri orang yang menjabat tak bernilai sama sekali.

Pelacur menghargai dirinya dengan harga yang variatif. Ada yang senilai dengan rumah mewah sekali booking short time di hotel berbintang tujuh. Ada yang senilai dengan mobil mewah, ada juga yang seharga pulsa HP. Blah Mereka yang meletakkan harga dirinya pada kebendaan itu, meskipun tidak semuanya bisa disebut melacur, sebenarnya sedang menjual dirinya dengan harga yang murah. Shy

Jadi renungkanlah diri ente semua… dan juga ane sendiri. Mau kita hargai berapa diri kita Think . Adakah yang mau membeli dengan harga pantas harga diri kita?? Orang yang gak paham betapa mahalnya harga dirinya, akan menjual murah harga diri tersebut dengan nilai-nilai materi duniawi. Terlalu murah. PusingPusing

Adakah pembeli yang mau membeli harga diri kita dengan harga pantas? Jawabannya : ADA. Dimana kita bisa menjumpai iklannya? Jawabannya disini:


"Sesungguhnya Allah telah membeli diri dan harta orang beriman dengan SURGA….."
(Surat At Taubah (9) ayat 111).




Mau dijual kepada siapa diri ente…?? Wait

Blog EntryLIHAT DENGAR DAN RASAKANAug 4, '09 4:39 PM
for everyone
Adalah satu kisah menceritakan bahwa Nashrudin Hoja disambati oleh sahabatnya yang bodoh, mengeluhkan rumahnya yang sumpeg karena kecilnya. Sedangkan anaknya kecil-kecil berjumlah 7 gundhul. Nashrudin lantas memberikan nasehatnya :

“Peliharalah ayam di rumahmu, setidaknya 5 ekor!”
Nasehat itu dituruti juga. Maka setelah seminggu, sahabat si Nashrudin itu dateng lagi. Keluhannya tambah menyayat hati. Soalnya rumah yang sudah sumpeg itu ternyata tambah makin sumpeg. Tapi si Nahsrudin menenangkan. :

“Sabar, namanya juga proses, jangan ingin cepat melihat hasil. Aku kan belum selesai kasih nasehat. Setelah kau pelihara ayam, peliharalah 5 ekor burung dara di rumahmu.”

Si sahabat itu nurut juga. Dan bisa ditebak, minggu berikutnya dia tambah misuh-misuh pada si Nashrudin. Rumahnya tambah gak karu-karuan. Ayam dan burung dara bikin tambah kaco ruangan rumahnya. Si Nashrudin menenangkan :

“Aku jamin dalam sebulan ke depan kau akan tenang tinggal di rumahmu. Tapi peliharalah 2 ekor kambing di rumahmu.”

Nasehat itu dijalaninya juga. Minggu berikutnya si sahabat bukan hanya misuh-misuh, tapi juga marah-marah hebat.

“Gara-gara nasehatmu, rumahku jadi tambah berantakan, tambah sempit dan tambah sumpek. Teman macam apa kau ini. Kambing, ayam dan burung bikin tambah ruwet isi rumah!” bentaknya penuh emosi.
Nashrudin kembali menenangkan, “Aku kan bilang butuh waktu sebulan. Coba sekarang kau jual ayam-ayam mu itu. Minggu depan kita lihat keadaan rumahmu.”

Minggu berikutnya si sahabat dengan tersenyum bilang pada Nashrudin. “Betul juga nasehatmu. Rumahku sekarang sudah agak longgar. Adakah nasehatmu berikutnya?”
“Ya. Sekarang juallah burung-burung daramu. Kita lihat minggu besok gimana kondisi rumahmu.”

Demikianlah seterusnya, sampai akhirnya Nashrudin memerintahkan sahabatnya menjual kambingnya. Setelah menjual kambingnya, maka si sahabat itu berkata, “Rumahku sekarang longgar sekali. Aku bisa tinggal dengan lapang dan longgarnya. Terimakasih atas nasehatnya wahai kawanku.”

Cerita itu ane baca saat masih kecil di satu majalah anak-anak. Banyak pesan yang bisa disampaikan dari kisah Nashrudin di atas. Bahwa adakalanya kita mengeluhkan sesuatu yang sebenarnya tidak pantas kita keluhkan. Karena keluhan kita itu seringkali datang karena kurangnya kesyukuran kita atas karunia yang kita terima. Sahabat Nashrudin itu dengan kondisi rumah yang sama, awalnya mengeluh hebat karena sempitnya. Namun akhirnya dengan kondisi rumah yang sama juga, dia merasa longgar dan lapang.

Nabi saw berpesan, agar kita bisa mensyukuri nikmat yang kita terima maka kita seyogyanya mau melihat kondisi orang lain yang lebih jelek keadaannya. Jangan malah melihat orang yang posisi keduniaannya lebih baik dari kita. Karena jika begitu, kita tak bakalan bisa bersyukur. Sahabat si Nashrudin itu tak hanya melihat, tapi juga merasakan bagaimana sumpeknya kondisi rumahnya manakala ditambahi macem-macem penghuni baru. Ini yang namanya empati riil. Ikut merasakan langsung. Tak hanya melihat. Wait

Memang kemampuan untuk melihat, merasakan dan turut berempati mulai musnah di negeri ini. Apalagi mereka yang memiliki jabatan dan posisi penting. Saat sebagian kalangan melihat betapa ringannya hukuman buat pemerkosa, maka mereka sempat mengusulkan, “Agar hakim mau memvonis berat tindakan pemerkosa, maka sebaiknya anak perempuan hakimnya diperkosa dulu.” Ngakak Ide ngawur memang, tapi cukup beralasan.

Maka agar anggota Dewan yang terhormat itu mau melirik kondisi rakyat dan mau memikirkannya, seharusnya ada program sebulan sekali atau bisa juga lebih, dimana anggota dewan disuruh nginep selama 3 hari di rumah-rumah rakyat yang mlarat kesrakat. Agar mereka merasakan gimana tho susahnya rakyat menempuh hidup, ikut tidur kedinginan, ikut dibrakoti nyamuk, ikut ngising (Be’ol) di WC umum yang baunya gak umum, ikut dipalak preman dan pungli dlsb. Ngakak

Ide ngawur mungkin, tapi cukup beralasan. Karena rupanya ada satu kata dalam kamus anggota dewan yang sudah dihapus dan tak mungkin dicantumkan lagi, yakni empati.Think


Tapi sudahlah, itu mereka. Bagaimana dengan diri kita sendiri. Kalau kita masih cukup punya rasa empati pada kehidupan kaum yang ekonominya di bawah kita, selain bisa menumbuhkan rasa belas kasih di hati kita, maka kita bisa menumbuhkan rasa syukur terhadap nikmat yang sudah diberikan pada kita semua. Memang benar apa yang disabdakan kanjeng Nabi saw…..

Blog EntryDOSA YANG LEBIH BESAR DARI ZINAAug 4, '09 4:30 PM
for everyone
Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada dalam duka cita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya. Tanpa rias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang tengah meroyak hidupnya. Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa a.s.

Diketuknya pintu pelan-pelan sambil mengucapkan salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam "Silakan masuk". Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai tatkala ia berkata, "Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya, Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya." "Apakah dosamu wahai wanita ayu?" tanya Nabi Musa as terkejut. "Saya takut mengatakannya." jawab wanita cantik. "Katakanlah jangan ragu-ragu!" desak Nabi Musa. Maka perempuan itupun terpatah bercerita, "Saya ...... telah berzina." Kepala Nabi Musa terangkat, hatinya tersentak.

Perempuan itu meneruskan, "Dari perzinaan itu saya pun...... lantas hamil. Setelah anak itu lahir, langsung saya....... cekik lehernya sampai...... tewas", ucap wanita itu seraya menangis sejadi-jadinya. Nabi Musa berapi-api matanya. Dengan muka berang ia menghardik," Perempuan bejad, enyah kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku karena perbuatanmu. Pergi!"...teriak Nabi Musa sambil memalingkan mata karena jijik.

Perempuan berwajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu, hancur luluh segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk ke luar dari dalam rumah Nabi Musa. Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan ia tak tahu mau di bawa kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya? Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya. Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya, "Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertobat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?" Nabi Musa terperanjat. "Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu?" Maka Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril.



"Betulkah ada dosa yang lebih besar dari pada perempuan yang nista itu?" "Ada!" jawab Jibril dengan tegas. "Dosa apakah itu?" tanya Musa kian penasaran. "Orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina". Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut.

Nabi Musa menyadari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya. Berarti ia seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan seolah-olah menganggap Tuhan tidak punya hak untuk mengatur dan memerintah hamba-Nya. Sedang orang yang bertobat dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh berarti masih mempunyai iman di dadanya dan yakin bahwa Allah itu berada di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mau menerima kedatangannya. ( Dikutip dari buku 30 kisah teladan - KH . Abdurrahman Arroisy )

Dalam hadist Nabi SAW disebutkan : Orang yang meninggalkan sholat lebih besar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah Al-Qur'an, membunuh 70 nabi dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka'bah.

Dalam hadist yang lain disebutkan bahwa orang yang meninggalkan sholat sehingga terlewat waktu, kemudian ia mengqadanya, maka ia akan disiksa dalam neraka selama satu huqub. Satu huqub adalah delapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360 hari, sedangkan satu hari di akherat perbandingannya adalah seribu tahun di dunia. Demikianlah kisah Nabi Musa dan wanita pezina dan dua hadist Nabi, mudah-mudahan menjadi pelajaran bagi kita dan timbul niat untuk melaksanakan kewajiban sholat dengan istiqomah.


Amal Penyebab Dicintai Allah

ALANGKAH indah dan bahagianya hidup, bila kita telah dicintai oleh Allah dan disayangi pula oleh seluruh makhluk di dunia ini. Maknanya sebelum kita menikmati surga di akhirat, di dunia ini pun kita sudah bisa merasakannya. "Hidup adalah surga," ujar Drs H.M Arifin Ilham dalam salah satu judul tulisannya. Lalu amalan apa yang bisa melesatkan kita kepada kemuliaan seperti itu?

Pada suatu hari kilah Imam Ali as ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW dan berkata: "Ajarilah aku suatu amalan yang membuat aku dicintai oleh Allah, dicintai oleh para mahluk, Allah memperbanyak hartaku, menyehatkan badanku, memanjangkan umurku dan membangkitkan aku di mahsyar bersamu." Subhanallah, satu pertanyaan yang juga merupakan pertanyaan kita bukan?

Rasulullah SAW kemudian menjawab: "Permintaanmu yang enam perkara itu memerlukan enam perkara yang lainnya yaitu: Bila engkau ingin dicintai Allah, takutlah kepada-Nya dan bertakwalah. Bila engkau ingin dicintai para mahluk, berbuat baiklah kepada mereka, dan jangan berharap sesuatu dari yang mereka miliki. Dan bila engkau ingin diperkaya dalam harta, maka zakatilah harta bendamu.. Bila engkau ingin disehatkan badan mu, maka perbanyaklah sedekah. Dan bila engkau ingin diperpanjang umur mu, maka bersilaturrahmilah kepada kaum kerabat mu. Bila engkau ingin dikumpulkan bersama ku dipadang mahsyar, maka perpanjanglah sujudmu kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Perkasa." (Buku Kisah-Kisah Pembawa Berkah disusun Haidar Bagir)

Diantara ciri orang yang taqwa ialah selalu merasa diawasi Allah, merasa bersama Allah dan merasa disaksikan Allah. Contoh sederhana. Bagi orang yang berpuasa, dimanapun ia berada entah di tempat ramai atau di tempat yang sangat sepi, dia tidak akan mau makan dan minum kalau sebelum waktunya.

Rasulullah SAW bersabda: "Sayangilah mahluk yang dibumi, niscaya Anda akan dikasihi oleh Zat yang dilangit." Bayangkan, gara-gara menolong seekor lalat yang mengapung di atas cairan tinta, imam Ghazali diberi rahmat oleh Allah SWT. Demikian mimpi yang dialami oleh salah seorang sahabatnya, ketika penulis buku Ihya Ulumuddin itu wafat. Dan Nabi SAW bersabda "Sebaik-baik manusia ialah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. "Seorang lelaki yang tidak banyak amal syariatnya, sebelum meninggal sudah diperkenalkan Nabi SAW kepada para sahabatnya sebagai salah seorang calon penghuni surga, lantaran dalam hatinya tidak ada rasa hasad atau dengki, dan tidak pula pernah mencerca atau menggunjing orang lain.

Diantara fadhilah zakat ialah menyuburkan, membersihkan dan melindungi harta benda dan jiwa kita. Dengan mengeluarkan zakat, maka daki-daki rohani kita menjadi bersih. Karena maknanya kita sudah tidak menahan lagi hak fakir miskin atau golongan yang berhak menerimanya. Bukankah setiap penerima zakat selalu mengucapkan hamdalah (zikrullah) serta mendoakan kita. Berarti kita telah menggiring seseorang untuk zikrullah.

Orang yang gemar bersedekah maknanya ia meniru salah satu sifat Tuhan, yaitu Maha Pemberi Rezeki. Pantaslah kalau orang dermawan usianya "panjang" dan keberadaannya dimanapun membawa berkah. Jangankan dunia flora dan fauna, para malaikat pun setiap pagi selalu mendoakannya. Agar pengikutnya senang bersedekah, maka banyak sekali hadis Rasulullah SAW yang menerangkan tentang keutamaan sedekah itu. Antara lain beliau bersabda: "Lindungi harta Anda dengan zakat, obati sakitmu dengan sedekah dan hadapi gelombang hidup dengan doa dan tawadhu.

"Setiap salat dimulai dengan mengucapkan kalimat Takbir, Allahu Akbar hablumminallah dan di akhiri dengan salam, hablumminannas. Artinya kita selain bersilaturrahmi dengan Allah, juga berkasih sayang terhadap sesama manusia. Sehingga Rasulullah SAW, menjanjikan: "Siapa yang senang dipanjangkan umurnya dan dimurahkan rezekinya, hendaklah ia senang bersilaturrahmi."Sebaliknya beliau mengancam orang yang senang memutuskan silaturrahmi: "Rahmat Allah tidak akan turun pada satu kaum, dimana didalamnya terdapat orang yang senang memutuskan silaturrahmi."Sedangkan kita tahu, bahwa seorang muslim hanya bisa masuk surga bukan lantaran amalnya tetapi hanya semata-mata karena rahmat Allah SWT saja.

Seorang pelayan setia Rasulullah SAW ketika satu waktu ditawari sesuatu oleh beliau ia menjawab: "Aku ingin bersamamu di surga."Bagaimana jawaban Rasul mulia itu? "Kalau begitu bantulah aku dengan memperbanyak sujud." Maksudnya agar ia memperbanyak salat-salat nafilahnya. Sebab amal yang pertama di periksa kelak di akhirat ialah salat. Kalau salatnya sempurna, maka amal ibadah lainnya akan baik pula. Sedangkan kita sendiri sudah bisa merasakan bagaimana kualitas salat fardhu kita. Sangat jauh dari sempurna. Teramat sulit untuk khusyuk walaupun separoh dari waktu salat kita itu. Nah, fungsi salat-salat nafilah itu adalah untuk menutupi kekurangan pada salat wajib kita. Wallahualam.

Blog EntryNASIB SAPI DAN POLISIAug 4, '09 4:22 PM
for everyone
Di satu sore terjadi perbincangan antara pak Kyai dan cantriknya. Cantrik adalah orang yang bertugas ngurus keperluan pesantren sekaligus dia sendiri berguru di situ.

Kyai : Sapinya sudah dikasih makan belum trik?
Cantrik : Sudah beres pak Kyai… barusan malah sudah di kombor.
Kyai : Bagus. Sini duduk sini, tak kasih ngelmu penting.
Cantrik : Baik Kyai….. wah, ngelmu apa kyai?
Kyai : Gini Trik, kamu tahu mengapa kamu tak suruh ngopeni si Sapi dengan baik dan telaten?
Cantrik : Nggih.. lha si sapi itu kan tenaganya dipakai buat mbajak sawah sama narik grobak tho kyai. Tentu saja harus dirawat baik-baik. Nggak boleh kelaparan, gak boleh pileren sakit-sakitan, harus dijaga kandangnya biar gak gampang sakit. Pokoke harus ditelateni lah ngrawat si sapi.

Kyai : Bagus. Ternyata kamu paham. Coba kira-kira apa yang akan kamu lakukan kalo si sapi males kerja, gaweyane cuma makan dan tidur sama kawin thok? Padahal sawah pathing blengkrah gak terurus, dan grobak nganggur tak menghasilkan!?
Cantrik : Wah, tergantung pak kyai. Beberapa hal bisa saya lakukan pada sapi itu.
Kyai : Apa saja? Coba kamu sebutkan.
Cantrik : Yang jelas saya jadi males juga ngurus dia. Ngapain diurus, wong kerjanya males-malesan. Mau bengak-bengok, teriak kelaparan atau diganggu serigala atau macan biarin saja.
Kyai : Apa cuma gitu thok Trik?
Cantrik : Paling ya saya jual pak Kyai. Beli lagi sapi yang lebih gothot dan mau kerja dengan baik. Atau kalo nggak ya saya sembelih saja sapi itu. …. Tapi ada apa tho pak Kyai, nanya kayak gitu? :-?

Kyai : Itu ibarat umat ini le. Kalo sudah tidak mau lagi menjalankan tugas prentah dari Gusti Allah, yakni dakwah amar makrup nahi munkar, maka akan diperlakukan sama seperti sapi itu.
Cantrik : Sama yang bagemana pak kyai?
Kyai : Pertama, doa kita tidak akan didengar oleh Gusti Allah, gak akan digubris lagi, gak akan diperhatikan lagi. Meskipun jumlah Kyai dan orang yang sholeh banyak, namun semuanya tak menjalankan tugas. Kayak sabda kanjeng Nabi trik…
Cantrik : Yang kedua apa Kyai?
Kyai : Ya sama seperti nasib sapi tadi. Dijual, lalu diganti dengan sapi lain. Itu lho, kayak yang di surat Al Maidah ayat 54 itu. Mbok kalo punya Al Qur’an itu jangan buat bantal sama rapalan japa mantra thok tho..
“Barangsiapa diantara kalian mutad dari agamanya, maka Allah akan ganti dengan kaum yang Allah cinta mereka dan mereka cinta pada Allah. Lemah lembut pada sesama orang beriman dan bersikap keras terhadap orang kafir. Mereka berjihad di jalan Allah dan tidak takut pada celaan orang yang mencela. Itulah karunia Allah yang Dia berikan pada siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah itu Maha Luas dan Maha Mengetahui.”
Isinya tentang janji Allah bagi umat ini kalo mundur dari menegakkan kalimat Allah, maka akan diganti dengan kaum yang lain yang mau menjalaninya.
Itu serupa juga dengan surat At Taubah ayat 39 Trik…
“Jika kalian tidak berangkat (menegakkan kalimat Allah/berperang) maka Allah akan mengadzab kalian dengan adzab yang pedih dan akan mengganti kalian dengan kaum yang selain kalian, dan kalian tidak merugikan Allah sedikitpun (dengan kemaksiatan kalian itu). Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Cantrik : Wah sangar jugak…:o… yang ketiga gimana pak Kyai?? :-?
Kyai : Yang ketiga ya disembelih kayak sapi itu. Babat habis, karena sudah melampaui batas. Kayak kisah Bani Israil di surat Al A’raf (7) ayat 165 dan 166 :
“Maka Kami selamatkan mereka yang telah mencegah kejahatan, dan Kami siksa yang berlaku dholim itu dengan siksa yang bengis karena melanggar aturan (fasiq). Ketika mereka melanggar apa-apa yang kami larang, Kami katakan pada mereka : Jadilah kalian kera-kera yang hina!”
Cantrik : Naudzubillah min dzalik. Tapi pak kyai, lha orang-orang kapir itu kok malah berjaya, maksiat sak kayange malah hidup tambah enak dan mantabh itu gimana.???? :-? :-?
Kyai : Lho, saya kan mbahas sapi Trik, bukan babi….

Cantrik : Lha sekarang ini kan banyak yang masih mau ngibadah, yang haji tiap tahun sak hohah, mesjid-mejid juga masih banyak jamaahnya buat sholat 5 waktu. Apa itu gak cukup pak Kyai?
Kyai : Kalo itu ibarat pak Pulisi Trik. Syahadat, puasa, haji, itu kan cuma atribut macem seragam pulisi pake peluit, pistol, lencana, topi dan atribut lainnya. Sedangkan sholat itu ibarat apel dan absennya. Jadi pulisi itu sudah berseragam dengan atribut lengkap, absen dan apel dengan rajin gak pernah telat… namun satu hal dia gak kerjakan, yakni melaksanakan tugas.
Cantrik : Lha tugasnya apa pak Kyai?
Kyai : Kalo tugas pulisi ya melayani masyarakat, ngatur lalu lintas, njaga keamanan… pulisi sak arat-arat, rajin apel dan absen, tapi di lapangan mangkir kerja, ya tetep saja morat-marit. Ha wong Pulisinya males kerja. Demikian juga dengan umat ini. Atribut sudah komplit, namun gak ada amar makruf nahi munkar sebagai tugas yang harus diemban, maka tetep saja kaco balo yang ada…
Cantrik : Lha trus pulisi macem gitu baiknya diapain pak Kyai..?
Kyai : Pertama ya ditegur. Kalo gak mempan…. ya dipecat.

Simbah rasa nasib umat Islam yang meninggalkan kerja agama itu akan sama dengan nasib sapi dan polisi itu. Sad

Blog Entrypelajaran hari iniAug 4, '09 4:01 PM
for everyone
Delapan Pelajaran Hari ini

Suatu hari, Syaqiq Al Balkhi berjumpa dengan Hatim. Syaqiq bertanya, "Selama sehari ini, ilmu apa saja yang sudah kau dapatkan?"

Hatim menjawab, "Aku mendapatkan delapan pelajaran:

Pertama, aku perhatikan segala sesuatu di dunia ini. Aku mendapati bahwa setiap orang memiliki kekasih yang sangat dicintainya. Lalu ketika ia mati, ia pun harus rela berpisah dengan kekasihnya. Maka aku menjadikan segala amal shalehku sebagai kekasihku supaya ia tetap bersamaku nanti di alam kubur.

Kedua, aku perhatikan firman Allah, "Dan orang yang menahan jiwanya dari hawa nafsu, maka surga adalah tempat kembalinya."
(QS. An Nazi'at:40)
Maka aku berusaha dengan sungguh-sungguh melawan hawa nafsu agar aku tetap berada dalam ketaatan kepada Allah.

Ketiga, aku perhatikan bahwa setiap orang jika memiliki barang yang berharga, ia pasti selalu menjaganya dengan baik. Lalu aku perhatikan firman Allah, "Segala sesuatu yang berada padamu akan binasa, dan segala sesuatu yang berada pada Allah akan kekal abadi."
(QS. An Nahl: 96)
Oleh karena itu, setiap kali aku memiliki barang berharga, aku selalu menitipkannya kepada Allah supaya menjadi kekal abadi selamanya.

Keempat, aku perhatikan manusia selalu berbangga-bangga dengan harta, keturunan dan jabatan, padahal semua itu tak ada harganya sama sekali. Lalu aku perhatikan firman Allah, "Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa."
(QS. Al Hujurat: 13)
Oleh karena itu, aku berusaha menjadi orang yang bertakwa supaya menjadi mulia di mata Allah.

Kelima, aku perhatikan manusia saling mendengki dan iri hati. Lalu aku perhatikan firman Allah, "Aku telah membagi-bagi jatah hidup mereka." (QS. Az Zukhruf: 32)
Oleh karena itu, aku tinggalkan dengki dan iri hati.

Keenam, aku perhatikan manusia saling bermusuhan. Lalu aku perhatikan firman Allah, "Sesungguhnya syetan adalah musuh bagimu, maka jadikanlah ia sebagai musuh." (QS. Fathir: 6)
Oleh karena itu, aku tinggalkan permusuhan dengan sesama manusia, lalu aku menjadikan syetan sebagai satu-satunya musuhku.

Ketujuh, aku perhatikan manusia menguras tenaga mereka untuk mengais rezeki. Lalu aku perhatikan firman Allah, "Tak ada satu melata pun di muka bumi ini melainkan Allah sudah menanggung rezekinya."
(QS. Hud: 6)
Oleh karena itu, aku bekerja secukupnya dan seperlunya, dan aku tinggalkan sebagian lainnya.

Kedelapan, aku perhatikan mereka hanya berharap dan mengandalkan pada perniagaan, bisnis, serta kesehatan jasmani mereka saja. Maka,
aku hanya berharap dan bertawakkal kepada Allah saja.

(Kitab Mukhtasar Minhajul Qashidin, Ibnu Qudamah)

Blog Entrykisah lima perkara anehAug 4, '09 3:52 PM
for everyone
Abu Laits as-Samarqandi adalah seorang ahli fiqh yang masyur. Suatu ketika dia pernah berkata, ayahku menceritakan bahawa antara Nabi-nabi yang bukan Rasul ada menerima wahyu dalam bentuk mimpi dan ada yang hanya mendengar suara.
Maka salah seorang Nabi yang menerima wahyu melalui mimpi itu, pada suatu malam bermimpi diperintahkan yang berbunyi, "Esok engkau dikehendaki keluar dari rumah pada waktu pagi menghala ke barat. Engkau dikehendaki berbuat, pertama; apa yang engkau lihat (hadapi) maka makanlah, kedua; engkau sembunyikan, ketiga; engkau terimalah, keempat; jangan engkau putuskan harapan, yang kelima; larilah engkau daripadanya."

Pada keesokan harinya, Nabi itu pun keluar dari rumahnya menuju ke barat dan kebetulan yang pertama dihadapinya ialah sebuah bukit besar berwarna hitam. Nabi itu kebingungan sambil berkata, "Aku diperintahkan memakan pertama aku hadapi, tapi sungguh aneh sesuatu yang mustahil yang tidak dapat dilaksanakan."
Maka Nabi itu terus berjalan menuju ke bukit itu dengan hasrat untuk memakannya. Ketika dia menghampirinya, tiba-tiba bukit itu mengecilkan diri sehingga menjadi sebesar buku roti. Maka Nabi itu pun mengambilnya lalu disuapkan ke mulutnya. Bila ditelan terasa sungguh manis bagaikan madu. Dia pun mengucapkan syukur 'Alhamdulillah'.

Kemudian Nabi itu meneruskan perjalanannya lalu bertemu pula dengan sebuah mangkuk emas. Dia teringat akan arahan mimpinya supaya disembunyikan, lantas Nabi itu pun menggali sebuah lubang lalu ditanamkan mangkuk emas itu, kemudian ditinggalkannya. Tiba-tiba mangkuk emas itu terkeluar semula. Nabi itu pun menanamkannya semula sehingga tiga kali berturut-turut.
Maka berkatalah Nabi itu, "Aku telah melaksanakan perintahmu." Lalu dia pun meneruskan perjalanannya tanpa disedari oleh Nabi itu yang mangkuk emas itu terkeluar semula dari tempat ia ditanam.

Ketika dia sedang berjalan, tiba-tiba dia ternampak seekor burung helang sedang mengejar seekor burung kecil. Kemudian terdengarlah burung kecil itu berkata, "Wahai Nabi Allah, tolonglah aku."
Mendengar rayuan burung itu, hatinya merasa simpati lalu dia pun mengambil burung itu dan dimasukkan ke dalam bajunya. Melihatkan keadaan itu, lantas burung helang itu pun datang menghampiri Nabi itu sambil berkata, "Wahai Nabi Allah, aku sangat lapar dan aku mengejar burung itu sejak pagi tadi. Oleh itu janganlah engkau patahkan harapanku dari rezekiku."

Nabi itu teringatkan pesanan arahan dalam mimpinya yang keempat, iaitu tidak boleh putuskan harapan. Dia menjadi kebingungan untuk menyelesaikan perkara itu. Akhirnya dia membuat keputusan untuk mengambil pedangnya lalu memotong sedikit daging pehanya dan diberikan kepada helang itu. Setelah mendapat daging itu, helang pun terbang dan burung kecil tadi dilepaskan dari dalam bajunya.
Selepas kejadian itu, Nabi meneruskan perjalannya. Tidak lama kemudian dia bertemu dengan satu bangkai yang amat busuk baunya, maka dia pun bergegas lari dari situ kerana tidak tahan menghidu bau yang menyakitkan hidungnya. Setelah menemui kelima-lima peristiwa itu, maka kembalilah Nabi ke rumahnya. Pada malam itu, Nabi pun berdoa. Dalam doanya dia berkata, "Ya Allah, aku telah pun melaksanakan perintah-Mu sebagaimana yang diberitahu di dalam mimpiku, maka jelaskanlah kepadaku erti semuanya ini."

Dalam mimpi beliau telah diberitahu oleh Allah S.W.T. bahwa, "Yang pertama engkau makan itu ialah marah Mad Pada mulanya nampak besar seperti bukit tetapi pada akhirnya jika bersabar dan dapat mengawal serta menahannya, maka marah itu pun akan menjadi lebih manis daripada madu.
Kedua; semua amal kebaikan (budi), walaupun disembunyikan, maka ia tetap akan nampak jua. Ketiga; jika sudah menerima amanah seseorang, maka janganlah kamu khianat kepadanya. Keempat; jika orang meminta kepadamu, maka usahakanlah untuknya demi membantu kepadanya meskipun kau sendiri berhajat. Kelima; bau yang busuk itu ialah ghibah (menceritakan hal seseorang). Maka larilah dari orang-orang yang sedang duduk berkumpul membuat ghibah."

Saudara-saudaraku, kelima-lima kisah ini hendaklah kita semaikan dalam diri kita, sebab kelima-lima perkara ini sentiasa sahaja berlaku dalam kehidupan kita sehari-hari. Perkara yang tidak dapat kita elakkan setiap hari ialah mengata hal orang, memang menjadi tabiat seseorang itu suka mengata hal orang lain. Haruslah kita ingat bahawa kata-mengata hal seseorang itu akan menghilangkan pahala kita, sebab ada sebuah hadis mengatakan di akhirat nanti ada seorang hamba Allah akan terkejut melihat pahala yang tidak pernah dikerjakannya. Lalu dia bertanya, "Wahai Allah, sesungguhnya pahala yang Kamu berikan ini tidak pernah aku kerjakan di dunia dulu."

Maka berkata Allah S.W.T., "Ini adalah pahala orang yang mengata-ngata tentang dirimu." Dengan ini haruslah kita sedar bahawa walaupun apa yang kita kata itu memang benar, tetapi kata-mengata itu akan merugikan diri kita sendiri. Oleh kerana itu, hendaklah kita jangan mengata hal orang walaupun ia benar.

Blog EntryOASE IMANAug 4, '09 3:42 PM
for everyone
Pada suatu hari al-Imam Asy Syafi’i ra datang berkunjung ke rumah al-Imam Ahmad bin Hambal. Seusai makan malam bersama, al-Imam Asy Syafi’i masuk ke kamar yang telah disediakan untuknya, dan beliau segera berbaring (tidur) hingga esok fajar.

Puteri Imam Ahmad yang mengamati Imam Syafi’i sejak awal kedatangannya hingga masuk kamar tidur, terkejut melihat teman dekat ayahnya itu. Dengan terheran-heran ia bertanya, "Ayah…, ayah selalu memuji dan mengatakan bahwa Imam Syafi’i itu seorang ulama yang amat alim. Tapi setelah kuperhatikan dengan seksama, pada dirinya banyak hal yang tidak berkenan di hatiku, dan tidak sealim yang kukira."

Imam Ahmad agak terkejut mendengar perkataan puterinya. Ia balik bertanya, "Ia seorang yang alim, anakku. Mengapa engkau berkata demikian?" Sang putri berkata lagi, "Aku perhatikan ada tiga hal kekurangannya, Ayah. Pertama, pada waktu disuguhi makanan, makannya lahap sekali. Kedua, sejak masuk ke kamarnya, ia tidak shalat malam dan baru keluar dari kamarnya sesudah tiba shalat subuh. Ketiga, ia shalat subuh tanpa berwudhu.

Imam Ahmad merenungkan perkataan puterinya itu, maka untuk mengetahui lebih jelasnya dia menyampaikan pengamatan puterinya kepada Imam Syafi’i. Maka Imam Syafi’i tersenyum mendengar pengaduan puteri Imam Ahmad tersebut. Lalu dia berkata, "Ya Ahmad, ketahuilah olehmu. Aku banyak makan di rumahmu karena aku tahu makanan yang ada di rumahmu jelas halal dan thoyib. Maka aku tidak meragukannya sama sekali. Karena itulah aku bisa makan dengan tenang dan lahap. Lagi pula aku tahu engkau adalah seorang pemurah. Makanan orang pemurah itu adalah obat, sedangkan makanan orang kikir adalah penyakit. Aku makan semalam bukan untuk kenyang, akan tetapi untuk berobat dengan makananmu itu, ya Ahmad. Sedangkan mengapa aku semalam tidak shalat malam karena ketika aku meletakkan kepalaku di atas bantal tidur, tiba-tiba seakan aku melihat dihadapanku kitab Allah dan sunnah Rasulnya. Dengan izin Allah, malam itu aku dapat menyusun 72 masalah ilmu fiqih Islam sehingga aku tidak sempat shalat malam. Sedangkan kenapa aku tidak wudhu lagi ketika shalat subuh karena aku pada malam itu tidak dapat tidur sekejap pun. Aku semalam tidak tidur sehingga aku shalat fajar dengan wudhu shalat Isya’.

Saudaraku,
episode singkat di atas menyuguhkan pesona diri Imam Syafi’i yang sangat menakjubkan. Betapa jelas nampak terlihat, ketinggian ilmunya bertumpu sempurna di atas pondasi keimanan yang begitu kokoh.

Setiap kita, selaku individu muslim, memiliki peluang yang sama untuk mencapai kualitas syakhsiyah Islamiyah seperti yang dimiliki oleh Imam Syafi’i. Namun yang membedakan adalah tingkat kecepatan meraihnya, dimana ia tergantung sebagiannya pada level kesabaran dan istiqomah kita menjalani proses pembentukan syakhsiyah tersebut. Sebagian lainnya ditentukan oleh kemauan, kesungguhan, keseriusan serta tingkat totalitas individu yang kesemuanya itu bisa terukur dan dinilai oleh mata ummat Islam.

Seperti mata puteri Imam Ahmad, yang baru mengenal Imam Syafi’i memberikan penilaian berdasarkan apa yang telah dilihatnya dalam tempo yang teramat singkat yaitu hanya semalam. Sementara mata Imam Ahmad selaku ulama yang mewakili pandangan kaum muslimin masa itu yang telah bergaul cukup lama dengan Imam Syafi’i memberikan kesaksian dan penilaian yang berbeda. Mata ummat (pandangan kolektif) selalu lebih jernih dan lebih jujur dibandingkan dengan pandangan individu yang terbatas dan berpeluang menilai subyektif.

Allah ta’ala berfirman dalam surat At-Taubah:105, ”Dan katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mu’min akan melihat pekerjaanmu itu…”

Wallahu’alam.

Blog EntryMencari Kesegaran Hati Aug 4, '09 3:37 PM
for everyone


dakwatuna.com - “Agama ini kokoh dan kuat. Masukilah dengan lunak, dan jangan sampai timbul kejenuhan dalam beribadah kepada Rabbmu.” (Al-Baihaqi)

Maha Suci Allah yang mempergilirkan siang dan malam. Kehidupan pun menjadi dinamis, seimbang, dan berkesinambungan. Ada hamba-hamba Allah yang menghidupkan siang dan malamnya untuk senantiasa dekat dengan Yang Maha Rahman dan Rahim. Tapi, tidak sedikit yang akhirnya menjauh, dan terus menjauh.

Seperti halnya tanaman, ruhani butuh siraman

Sekuat apa pun sebatang pohon, tidak akan pernah bisa lepas dari ketergantungan dengan air. Siraman air menjadi energi baru buat pohon. Dari energi itulah pohon mengokohkan pijakan akar, meninggikan batang, memperbanyak cabang, menumbuhkan daun baru, dan memproduksi buah.

Seperti itu pula siraman ruhani buat hati manusia. Tanpa kesegaran ruhani, manusia cuma sebatang pohon kering yang berjalan. Tak ada keteduhan, apalagi buah yang bisa dimanfaatkan. Hati menjadi begitu kering. Persis seperti ranting-ranting kering yang mudah terbakar.

Allah swt. memberikan teguran khusus buat mereka yang beriman. Dalam surah Al-Hadid ayat 16, Yang Maha Rahman dan Rahim berfirman, “Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka). Janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka. Lalu, hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.

Hati buat orang-orang yang beriman adalah ladang yang harus dirawat dan disiram dengan zikir. Dari zikirlah, ladang hati menjadi hijau segar dan tumbuh subur. Akan banyak buah yang bisa dihasilkan. Sebaliknya, jika hati jauh dari zikir; ia akan tumbuh liar. Jangankan buah, ladang hati seperti itu akan menjadi sarang ular, kelabang dan sebagainya.

Hamba-hamba Allah yang beriman akan senantiasa menjaga kesegaran hatinya dengan lantunan zikrullah. Seperti itulah firman Allah swt. dalam surah Ar-Ra’d ayat 28. “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allahlah hati menjadi tenteram.

Rasulullah saw. pernah memberi nasihat, “Perumpamaan orang yang berzikir kepada Rabbnya dan yang tidak, seumpama orang hidup dan orang mati.” (Bukhari dan Muslim)

Siapapun kita, ada masa lengahnya

Manusia bukan makhluk tanpa khilaf dan dosa. Selalu saja ada lupa. Ketika ruhani dan jasad berjalan tidak seimbang, di situlah berbagai kealpaan terjadi. Saat itulah, pengawasan terhadap nafsu menjadi lemah.

Imam Ghazali mengumpamakan nafsu seperti anak kecil. Apa saja ingin diraih dan dikuasai. Ia akan terus menuntut. Jika dituruti, nafsu tidak akan pernah berhenti.

Pada titik tertentu, nafsu bisa menjadi dominan. Bahkan sangat dominan. Nafsu pun akhirnya memegang kendali hidup seseorang. Nalar dan hatinya menjadi lumpuh. Saat itu, seorang manusia sedang menuhankan nafsunya.

Allah swt. berfirman, “Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya.” (Al-Jatsiyah: 23)

Seburuk apapun seorang muslim, ada pintu kebaikannya

Seperti halnya manusia lain, seorang muslim pun punya nafsu. Bedanya, nafsu orang yang beriman lebih terkendali dan terawat. Namun, kelengahan bisa memberikan peluang buat nafsu untuk bisa tampil dominan. Dan seorang hamba Allah pun melakukan dosa.

Dosa buat seorang mukmin seperti kotoran busuk. Dan shalat serta istighfar adalah di antara pencuci. Kian banyak upaya pencucian, kotoran pun bisa lenyap: warna dan baunya.

Allah swt. berfirman dalam surah Ali Imran ayat 133 hingga135. “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa….Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah. Lalu, memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.

Khilaf buat hamba Allah seperti mata air yang tersumbat. Dan zikrullah adalah pengangkat sumbat. Ketika zikrullah terlantun dan tersiram dalam hati, air jernih pun mengalir, menyegarkan wadah hati yang pernah kering.

Sekecil Apapun kebaikan dan keburukan, ada ganjarannya

Satu hal yang bisa menyegarkan kesadaran ruhani adalah pemahaman bahwa apa pun yang dilakukan manusia akan punya balasan. Di dunia dan akhirat. Dan di akhirat ada balasan yang jauh lebih dahsyat.

Firman Allah swt., “Siapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan siapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.” (Al-Zilzaal: 7-8)

Pemahaman inilah yang senantiasa membimbing hamba Allah untuk senantiasa beramal. Keimanannya terpancar melalui perbuatan nyata. Lantunan zikirnya hidup dalam segala keadaan.

(Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), ‘Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (Ali Imran: 191)


Tulisan ini saya dapat dari kiriman teman saya, semoga bermanfaat.....

Salam Damai,
Sebaiknya k ita semua mulai mengendalikan Kata-kata yang keluar dari mulut k ita dengan Kata-Kata yang Positif dan Baik.

Setelah mendengarkan info tentang pengaruh Kata-Kata Negatif terhadap Air yang ditulis dalam buku “ The Hidden Messages in Water “ karya Masaru Emoto dan pada halaman 31 buku tersebut disebutkan tentang banyaknya orang yg melakukan percobaan, sayapun tertarik untuk melakukannya sbb:
1. Tempatkan Nasi sisa yg sdh didiamkan semalaman kedalam 2 toples dgn jumlah yg sama, kemudian ditutup rapat.
2. Masing-masing toples di temp eli n label yg berisi kata2 sbb:
3. Toples A : “ Kamu Pintar, Cerdas, Cantik, Baik, Rajin, Sabar, Aku Sayang Padamu, Aku Senang Sekali M eli hatmu, Aku Ingin Selalu di dekatmu, I LOVE YOU, Terima Kasih.
4. Toples B : “ Kamu Bodoh, Goblok, Jelek, Jahat, Malas, Pemarah, Aku Benci M eli hatmu, Aku Sebel Tidak mau dekat dekat kamu “
5. Botol 2 ini saya letakkan terpisah dan pada tempat yg sering dilihat, saya pesan pada istri, anak, dan pembantu untuk membaca label pada botol tersebut setiap kali m eli hat botol2 tersebut.
6. Dan inilah yang terjadi pada nasi tersebut setelah 1 minggu kemudian :

Nasi dalam botol yg di bacakan kata-kata Negatif ternyata cepat sekali berubah menjadi busuk dan berwarna h ita m dgn bau yg tidak sedap..

Sedangkan Nasi dalam botol yg di bacakan kata-kata Positif masih berwarna putih kekuningan dan baunya harum seperti ragi.

Nah Silahkan teman-teman mencobanya sendiri.

Kalau di buku di katakan ada yg mencoba dgn tiga botol dimana botol ketiga tidak di beri label apa2 alias diabaikan / tidak diperdulikan, dan ternyat beras dlm botol yg diabaikan membusuk jauh lebih cepat dibandingkan botol yg dipapar kata “ Kamu Bodoh”.

Bayangkan apa yang akan terjadi dengan anak-anak k ita , pasangan hidup k ita , rekan-rekan kerja k ita , dan orang-orang disek eli ling k ita , bahkan binatang dan tumbuhan disek eli ling k ita pun akan merasakan efek yang ditimbulkan dari getaran-getaran yg berasal dari pikiran, dan ucapan yang k ita lontarkan setiap saat kepada mereka.

Maka sebaiknya selalulah sadar dan bijaksana dalam memillih kata-kata yg akan keluar dari mulut k ita , demikian juga kendalikanlah pikiran-pikiran yg timbul dalam batin k ita .

Blog Entryyang nikmat tehnya.,.,.?!Aug 4, '09 3:05 PM
for everyone
Pada suatu pagi guru mengaji saya mengundang muridnya dalam suatu pertemuan di rumahnya, beberapa rekan yang di undang adalah orang yang sudah mapan dan mempunyai karir yang cukup gemilang, dan setelah mengucapkan salam pagi itu semua bercerita tentang keluahan masing-masing tentang kehidupan terutama paska kenaikan BBm, tentang susahnya hidup.

Seperti lazimnya menyuguhkan tamu Ustad saya menyuguhkan Teh panas, dalam sebuah teko, tapi uniknya ustad tersebut menyuguhkan teh hangat dalam Gelas berbagai jenis - dari porselin, plastik, gelas, kristal, gelas biasa,
beberapa diantara gelas mahal dan beberapa lainnya sangat indah - dan mengatakan pada para peserta pengajian tersebut untuk menuang sendiri dan memilih sendiri gelas yang diinginkannya

Setelah semua Tamunya mendapat seGelas Teh di tangan, Sang ustad itu mengatakan : "Jika kalian perhatikan, semua Gelas yang indah dan mahal telah diambil, yang tertinggal hanyalah gelas biasa dan yang murah saja. Meskipun
normal bagi kalian untuk mengingini hanya yang terbaik bagi diri kalian, tapi sebenarnya itulah yang menjadi sumber masalah dan stress yang kalian alami."

"Pastikan bahwa Gelas itu sendiri tidak mempengaruhi kualitas teh yang ada. Dalam banyak kasus, itu hanya lebih mahal dan dalam beberapa kasus bahkan menyembunyikan apa yang kita minum. Apa yang kalian inginkan sebenarnya
adalah Teh Manis tersebut bukan, bukanlah Gelasnya, namun kalian secara sadar mengambil Gelas paling terbaik dan kemudian mulai memperhatikan Gelas Orang lain orang lain."

"Sekarang perhatikan hal ini : Kehidupan bagai Teh Manis, sedangkan pekerjaan, uang dan posisi dalam masyarakat adalah Gelasnya. Gelas bagaikan alat untuk memegang dan mengisi kehidupan. Jenis Gelas yang kita miliki
tidak mendefinisikan atau juga mengganti kualitas kehidupan yang kita hidupi. Seringkali, karena berkonsentrasi hanya pada gelas, kita gagal untuk menikmati Teh Manis hangat yang Tuhan sediakan bagi kita."

Tuhan memasak dan membuat Teh Manis, bukan Gelasnya. Jadi nikmatilah Teh Manisnya, jangan Gelasnya.

Sadarilah jika kehidupan anda itu lebih penting dibanding pekerjaan anda. Jika pekerjaan anda membatasi diri anda dan mengendalikan hidup anda, anda menjadi orang yang mudah diserang dan rapuh akibat perubahan keadaan. Pekerjaan akan datang dan pergi, namun itu seharusnya tidak merubah diri anda sebagai manusia. Pastikan anda membuat tabungan kesuksesan dalam kehidupan selain dari pekerjaan anda.

Pages:1234